my life

love my angels always…

matahariku,,,

Kuakui aku bodoh,, ya bodoh,,

begitu kataku dalam hati,, sebuah kata yang kupersembahkan kepada diriku sendiri,, agar aku bisa selalu introspeksi diri,, agar aku tidak terjebak dalam permainan-permainan masa kini,,,

Matahariku dengarlah,,

aku mengagumi sinarmu dan berikan seluruh seluruh cahayamu untukku dan kedua peri kecilku,, aku tau mrekapun mengagumi dan mengharapkan bila saatnya tiba engkau yang akan selalu menyinarinya,,

saat mendung tiba, kutau engkaupun enggan untuk memutuskan apakah akan selalu bersama kami ataukah akan menyinari tempat yang dulu kau sinari,,

aku sangat paham bahwa memilih bukanlah suatu hal yang mudah dilakukan apalagi bila selama ini engkau tidak pernah berada dalam tekanan, terlalu indah parasmu bagiku,,

Matahariku dengarlah,,,

aku telah lelah berjalan bersama dua peri kecilku,, aku ingin bersandar untuk sekedar melepas penat,, telah hampir seribu malam kami berjalan tanpa pemimpin,, kami terombang-ambing tak tau arah mana yang akan kami tuju,,

sebelum kami jauh tersesat,, genggamlah tiga pasang tangan ini  dan lindungi 3 kepala bodoh ini

** di sini **

Ini hari Jumat, waktu yang biasa kuhabiskan sendirian di kantor karena smua rekan kerjaku berbondong-bondong ke mesjid,, apalagi yang bisa kukerjakan dalam keadaan sendiri selain nge blog…??

di sini aku terbebas dari belitan muka-muka berwajah ganda eh salah ding ,, maap ralat,,, maksudku terbebas dari belian wajah-wajah bermuka dua,,

meskipun temperamen orang-orang sini  lumayan keras ( benar ataupun salah) tapi di sini smuanya transparan, tidak ada yang disembunyikan, sportif, tidak ada kegiatan saling sikut kiri kanan, tidak ada aktifitas dorong ato saling hujat, dan tentunya tidak ada pula wajah-wajah yang ‘berblangkon’ ,,(yang ini istilah dari solo,, yang artinya nggrundel di belakang),,

di sini aku sangat dihargai, kalimat-kalimatku masih diakui yang tentunya berdasarkan pengalaman dari tempat kerjaku terdahulu,, senengnya punya temen yang kompak,,

** Arang,, Kayu **

Persahabatanku mengalir sperti air,, ya air,,
mreka pula yang menamakanku ‘air’.. karna aku selalu mengalir kemanapun eh tapi bukan brarti ember bocor yak,,

hampir setahun aku ga pernah berkomunikasi dengan kayu, dia sahabatku sejak 16 tahun yang lalu, dan kami dengan tanpa komando tidak saling berkomunikasi untuk waktu yg cukup lama,,, iya setahun,,, duuuhh,, itupun karena kami sama-2 ingin berkonsentrasi dengan urusan kami masing-masing,,,
3 hari yang lalu dengan iseng kuhubungi 8 no hape yang pernah dia kasih dan tidak satupun yang tersambung,,, huuuuaaaa,,, kemana lagi harus kucari,,???
masih karena iseng lagi, kucoba hubungi hape anak sulungnya e e e e e…. malah dengan jailnya si anak kecil ini menjawab, “tante tau nomer saia dari mana..?”
halah, sombong amat sih nie anak, tapi setelah melalui negosiasi yang cukup alot, maka diberikanlah no tilp mamahnya alias si kayu itu…
dan haaaaaaaaaaaaaaiiiiii, wed apa kabar,,??
duuh senengnya hatiku,,, ga lama kemudian kuhubungi si arang eh ternyata dia malah sudah tau duluan tentang keberadaan kayu ,, haiyaaa,,

sayangnya aku hanya bisa menghubunginya via sms, tanpa suara ato jangan-jangan suara mreka sudah digadaikan kali yaa..?? (jadi jaman pilkada seh aku juga mau,,,)

aku pengen cepet tahun baru dan mudik,,,mudik,,mudik,,, nemuin kayu dan arang,,, kutinggalkan sejenak matahariku,,,

miss u all.. mmuah,,,mmmuahh

** Sms gaul **

Ampyuuunn, susyahnya baca sms dari ABG ini, pake huruf besar kecil yang sama sekali tidak sesuai dengan EYD ato kalo JS Badudu punya waktu luang untuk baca pasti langsung semaput,, wkwkwkwkkk,,,
halah anak-anak sekarang kalo sudah berhubungan dengan kata-kata dan bahasa wadowww lebay, heran deh apa di sekolah mreka ga pernah ada sidak tentang ejaan yang disempurnakan,,,?
Suatu saat kakak ngirim sms yang aku tidak bisa mengerti bahkan membacanyapun susah, waaa tanpa pikir panjang kutelpon langsung si kakak, dan jawabannya ‘hihihi mama ga gaul’,,,,, e e e e e bukannya ngejelasin kok malah ngetawain mama,,
perasaan dulu waktu aku ABG ga gitu-gitu amat deh,,
:)

,,,lampu setopan,,,

Penduduk di sini lebih fasih menggunakan bahasa ini ketimbang lidah harus terpeleset menggunakan kata “traffic light”,, mnurutku ga masalah whatever they said, wong cuman ucapan saja, yang masalah ketika harus melalui lampu stopan itu sendiri,, bagaimana ceritanya,,,,,??
Yuk simak liputan hari-hari indahku bersama lampu stopan aneh bin ajaib di sini,,
Hari-hari pertama aku pindah ke kota ini sungguh aku dibuat takjub dengan pemandangan yang menurut akal sehatku aneh, bayangkan… saat lampu stopan memulai atraksinya dengan warna merah kemilau, aku serta merta dengan culun dan lugunya berhenti di belakang batas penyeberang jalan untuk menikmati kilauan lampu berwarna berani itu,,,, weeiitss tunggu dulu, apa terjadi selanjutnya,,?? Ternyata hampir sebagian besar warga di sini menghentikan kendaraannya nun jauh di tengah perempatan atau tepatnya jauh di depan lampu stopan itu sendiri dan walhasil bagaimana mungkin mereka bisa melihat apakah lampu itu itu sudah berubah warna atau belum,,?? Ajaibnya ternyata feeling mreka sangat kuat, belum lagi lampu kuning menyeringai mreka sudah siaga untuk menancapkan gas kendaraannya… hmmm luar biasa,,,
Masalah terobos-terobos lampu stopan,,?? Di sini bukan hal yang aneh untuk peristiwa seperti itu dan justru mreka yang polos berhenti dengan alasan kedisiplinannlah yang menjadi aneh,,, hihihiiii
Aku di kota ini sudah berkali-kali diserempet kiri kanan,, entah karena aku yang kurang berhati-hati atau mereka yang terlalu ugal-ugalan,, duhhh ampyuuuunnnn,, aku bener-bener ngeri dengan lalu lintas di kota ini..

mafia…

Waaaa… jangan sekali-sekali deh berkenalan dengan yang namanya hukum… ribet abeesss… setuju juga kata orang bijak, kalo bisa dipersulit…kenapa dipermudah…??? gitu yak..??

sekian bulan aku menggeluti dunia per-hukum-an weee cukup membuat nyaliku ciut apalagi jika yang dibicarakan adalah masalah uang,, huuuu sungguh aku takjub dibuatnya,,

Gledeg jam 2 dinihari

Duuuuaaaaarrrr………..

Duuuaaarrrrr…..

DDuuuuuuuuaaaaaaaaaaaaaaaarrrrrrrrrrrrrrrr…..

 

Dan aku teriak auuuhhh…

Sebenernya belum tertidur pulas sihh.. cuman sama aja namanya terjaga yaaa karena suara petir alias geledeg yang menyambar-nyambar semalam membuatku tersentak kaget dan sampai-sampai alarm mobil tetanggaku meraung-raung tanda perlu perhatian sang empunya mobil.. Wuehh…Sumpah.. aku takut banget, padahal mestinya kan aku melindungi anak-anakku… Bisa-bisanya aku sampe ngumpet di ketiak Cannie (si bungsu) saking takutnya. Haduu serasa mau mati, seluruh badanku gemeteran, keringet dingin keluar dari seluruh tubuhku hmph.. ternyata anakku kedinginan. Bingung mau ngadu kemana atas kejadian ini..?? Akhirnya kuputuskan untuk sms ke 2 orang temen perihal ketakutanku itu. Ga ngaruh siiy  dan masih tetep aja takut.. Aneh..?? iya beginilah aku yang selalu ketakutan dengan suara petir dan apalagi mati lampu pas malam hari. Bisa-bisa aku serta merta sesak nafas seolah seluruh jalan nafasku terhenti.. Dengan keadaan seperti itulah makanya aku sebelum tidur malam, aku selalu menyiapkan senter kecil di sebelah bantalku buat jaga-jaga kalo lampu mati..

maafkan aku

Ribuan hari tlah kita lalui

dalam kebersamaan

dalam suka, dalam duka

menangis sedih, tertawa bahagia

bersama mereka, kita menjalani

pahit manis irama kehidupan…

ternyata aku gagal

aku bukan yang terbaik

untuk mengarungi kehidupan

bersamamu lagi

kutentukan pilihan hidup

yang teramat sulit ini

aku pergi darimu…

maafkan aku melepasmu

aku  mengerti yang kau rasakan

aku memahami luruhnya hatimu

akupun tersadar dengan kelemahanku

tak mampu mendampingi hidupmu

“perahu kita telah kandas”

seiring waktu berjalan

yakinkan hati semua kan berlalu…

terimakasih t’lah mempercayakan

mereka dalam dekapanku

takkan kubiarkan mereka

berjalan tanpa arah

kan kuasuh dengan balutan kasih

dalam kesederhanaan

percayalah, mreka tetap milikmu

takkan kulepaskan ikatan kalian…

arung jeram tukad ayung…waaooowwww

Pernah mencoba arung jeram..?? Waoooww asseeekkk.. Liburan kali ini kami keluarga besar salah satu perusahaan swasta di Bali mengadakan wisata arung jeram yang memicu adrenalin di tukad Ayung. Tukad adalah sebutan untuk sungai dalam bahasa Bali. Sebelum berangkat ke lokasi, terlebih dahulu kami dianjurkan untuk berganti seragam yaitu memakai helm pengaman dan baju pelampung serta membawa sebuah dayung, seperti mau perang ya.. Untuk mencapai lokasi arung jeram kami diharuskan menuruni anak tangga yang jumlahnya lebih dari 400, kebayang ga..?? sampai gemeteran nie kaki…Sesampainya di sungai kita wajib mendengarkan briefing dari pemandu arung jeram tentang hal-hal yang patut diketahui pada saat kami beraksi. Semua perlengkapan yang kami bawa yang tidak boleh terkena air dimasukkan terlebih dahulu ke kantong plastik yang selanjutnya dibungkus sedemikian rupa agar apabila terjatuh tidak sampai kemasukan air.

Nah ini dia wisata arung jeramnya, dalam satu perahu karet hanya terdiri dari maksimal 5 orang ditambah 1 orang pemandu. Mengarungi sungai sepanjang lebih kurang 11 kilometer dengan waktu tempuh sekita 2 jam. Selanjutnya kita akan menelusuri sungai Ayung yang telah tersohor sebagai tempat rafting di Bali dengan perahu karet (raft). Karakter sungai Ayung ini sangat bagus untuk olah raga rafting sambil menikmati suasana persawahan, hutan tropis dan suasana desa yang masih asri.

Sepanjang sungai ayung ini kita akan melewati beberapa hotel besar yang terdapat di daerah Ubud. Melewati tebing tebing tinggi, pohon pohon besar dan merambat, dan tentunya air terjun yang menjadi central point perjalanan ini.

Setelah dalam seminggu kita lelah karena rutinitas sehari-hari, maka arung jeram adalah olah raga yang sangat cocok untuk membuat kesegaran lagi.

sentilan buat si tawon

Seekor tawon dengan gagah beraninya bertengger di betis anakku cannie dan plak..pukulan mautku mengenai tubuhnya, sambil meringis kesakitan dia memprotesku,  “mama… nanti mama bisa bisa masuk neraka loh kalo membunuh binatang..”

Aku hanya bisa tersenyum dan berkata, “Cannie sayaang, mama enggak membunuh binatang. Mama cuman berusaha nyentil telinganya aja supaya ga bandel eh tapi malah terbang. Dan salah sendiri kenapa tawonnya ga ngelawan Mama…???”

Hihihi… saat ini anakku sudah bisa trima alasanku yang bagiku agak aneh juga. Kadang-kadang ada hal-hal yang susah kujelaskan ke anak seusia dia..