my life

love my angels always…

Gledeg jam 2 dinihari

Duuuuaaaaarrrr………..

Duuuaaarrrrr…..

DDuuuuuuuuaaaaaaaaaaaaaaaarrrrrrrrrrrrrrrr…..

 

Dan aku teriak auuuhhh…

Sebenernya belum tertidur pulas sihh.. cuman sama aja namanya terjaga yaaa karena suara petir alias geledeg yang menyambar-nyambar semalam membuatku tersentak kaget dan sampai-sampai alarm mobil tetanggaku meraung-raung tanda perlu perhatian sang empunya mobil.. Wuehh…Sumpah.. aku takut banget, padahal mestinya kan aku melindungi anak-anakku… Bisa-bisanya aku sampe ngumpet di ketiak Cannie (si bungsu) saking takutnya. Haduu serasa mau mati, seluruh badanku gemeteran, keringet dingin keluar dari seluruh tubuhku hmph.. ternyata anakku kedinginan. Bingung mau ngadu kemana atas kejadian ini..?? Akhirnya kuputuskan untuk sms ke 2 orang temen perihal ketakutanku itu. Ga ngaruh siiy  dan masih tetep aja takut.. Aneh..?? iya beginilah aku yang selalu ketakutan dengan suara petir dan apalagi mati lampu pas malam hari. Bisa-bisa aku serta merta sesak nafas seolah seluruh jalan nafasku terhenti.. Dengan keadaan seperti itulah makanya aku sebelum tidur malam, aku selalu menyiapkan senter kecil di sebelah bantalku buat jaga-jaga kalo lampu mati..

maafkan aku

Ribuan hari tlah kita lalui

dalam kebersamaan

dalam suka, dalam duka

menangis sedih, tertawa bahagia

bersama mereka, kita menjalani

pahit manis irama kehidupan…

ternyata aku gagal

aku bukan yang terbaik

untuk mengarungi kehidupan

bersamamu lagi

kutentukan pilihan hidup

yang teramat sulit ini

aku pergi darimu…

maafkan aku melepasmu

aku  mengerti yang kau rasakan

aku memahami luruhnya hatimu

akupun tersadar dengan kelemahanku

tak mampu mendampingi hidupmu

“perahu kita telah kandas”

seiring waktu berjalan

yakinkan hati semua kan berlalu…

terimakasih t’lah mempercayakan

mereka dalam dekapanku

takkan kubiarkan mereka

berjalan tanpa arah

kan kuasuh dengan balutan kasih

dalam kesederhanaan

percayalah, mreka tetap milikmu

takkan kulepaskan ikatan kalian…

arung jeram tukad ayung…waaooowwww

Pernah mencoba arung jeram..?? Waoooww asseeekkk.. Liburan kali ini kami keluarga besar salah satu perusahaan swasta di Bali mengadakan wisata arung jeram yang memicu adrenalin di tukad Ayung. Tukad adalah sebutan untuk sungai dalam bahasa Bali. Sebelum berangkat ke lokasi, terlebih dahulu kami dianjurkan untuk berganti seragam yaitu memakai helm pengaman dan baju pelampung serta membawa sebuah dayung, seperti mau perang ya.. Untuk mencapai lokasi arung jeram kami diharuskan menuruni anak tangga yang jumlahnya lebih dari 400, kebayang ga..?? sampai gemeteran nie kaki…Sesampainya di sungai kita wajib mendengarkan briefing dari pemandu arung jeram tentang hal-hal yang patut diketahui pada saat kami beraksi. Semua perlengkapan yang kami bawa yang tidak boleh terkena air dimasukkan terlebih dahulu ke kantong plastik yang selanjutnya dibungkus sedemikian rupa agar apabila terjatuh tidak sampai kemasukan air.

Nah ini dia wisata arung jeramnya, dalam satu perahu karet hanya terdiri dari maksimal 5 orang ditambah 1 orang pemandu. Mengarungi sungai sepanjang lebih kurang 11 kilometer dengan waktu tempuh sekita 2 jam. Selanjutnya kita akan menelusuri sungai Ayung yang telah tersohor sebagai tempat rafting di Bali dengan perahu karet (raft). Karakter sungai Ayung ini sangat bagus untuk olah raga rafting sambil menikmati suasana persawahan, hutan tropis dan suasana desa yang masih asri.

Sepanjang sungai ayung ini kita akan melewati beberapa hotel besar yang terdapat di daerah Ubud. Melewati tebing tebing tinggi, pohon pohon besar dan merambat, dan tentunya air terjun yang menjadi central point perjalanan ini.

Setelah dalam seminggu kita lelah karena rutinitas sehari-hari, maka arung jeram adalah olah raga yang sangat cocok untuk membuat kesegaran lagi.

sentilan buat si tawon

Seekor tawon dengan gagah beraninya bertengger di betis anakku cannie dan plak..pukulan mautku mengenai tubuhnya, sambil meringis kesakitan dia memprotesku,  “mama… nanti mama bisa bisa masuk neraka loh kalo membunuh binatang..”

Aku hanya bisa tersenyum dan berkata, “Cannie sayaang, mama enggak membunuh binatang. Mama cuman berusaha nyentil telinganya aja supaya ga bandel eh tapi malah terbang. Dan salah sendiri kenapa tawonnya ga ngelawan Mama…???”

Hihihi… saat ini anakku sudah bisa trima alasanku yang bagiku agak aneh juga. Kadang-kadang ada hal-hal yang susah kujelaskan ke anak seusia dia..

nada itu…

masih terbalut selimut rindu
terbangun di pagi cerah ini
kubuka mata dengan enggan
karna nada-nada semalam
yang begitu memukau

white-rose

hingga tak kusadari
begitu sabarnya dirimu
meski emosi tak terbendung
memanjakan dg alunan melodi
dan selalu buatku tersenyum

terbayang mata bijaksana
membuat hati smakin luruh
seakan hilang semua beban
dan kian mempertebal
balutan selimut rindu

aku….??? berubah…???

mawar-kuningMungkin sebagian orang merasakan aku telah banyak berubah… yang aku sendiri tidak pernah menyadarinya. Masa sih.. selalu kujawab begitu jika ada pertanyaan kenapa kamu berubah…

Katanya aku lebih kurus, artinya aku berhasil menurunkan berat badan tanpa diet dengan sengaja..bgitu hikmah yang kudapat hihihi…

Katanya aku lebih pendiam, wah bagus juga kan.. enggak brisik dan enggak bikin keributan.

Ssssttt… tapi kata peri-peri kecilku “mama lebih galak”, hiks bener juga sih aku sering melampiaskan emosi ke anak-anak padahal selama ini aku paling alergi marah ma mreka….mmmmm maafin mama ya sayang….

Yang ngatain aku sombong  juga banyak, katanya aku ga pernah mau berbagi suka n duka… nah yang ini ni kayaknya type temen yang maauuuu taauuu aja untuk urusan orang lain..ah aku tak peduli

Yang lebih heboh yang ini ni… si iwed lg “jalan” sama si itu dll…..hmpfh #@*&^$%#@ ………..  maklum aku kerja di kantor yang  mayoritas karyawannya adalah kaum laki-laki. Marah…..??? iya…. tapi apa akan merubah image dan statusku…??? tidak juga kan…??? Kutunjukkan jurus ampuhku….. “silent & i don’t care” karena kupikir mreka yang berpikiran minus ke aku hanyalah orang-orang yang “addicted to conselling” yang hanya mampu menghakimi orang lain tanpa tau kesalahan yang ada pada diri sendiri…

hari ini, 7 Oktober 2009..lokasi: Pantai Peti Tenget Kuta

ditemani hangatnya sinar mentari
ditemani senyum kasih sahabat terbaik
ditemani alunan musik penyejuk hati
ditemani deburan ombak
ditemani hamparan pasir putih
ditemani kicauan camar

kulangkahkan dua kakiku dan
mataku menatap jauhhh ke depan
untuk memantapkan hati
menuju satu tujuan
yang telah lama kuimpikan
yang mengikuti siang malamku

kuharap
kan mampu hadapi
segala rintangan
yang tak henti
menyapaku dengan kasihnya

genggam erat tangan ini
agar bisa kuatkan hati
rapuhku

MENTARIKU…….
SAHABATKU…….

kubersyukur padaNYA
telah diberi waktu
untuk bertemu denganmu
dengan sejuta senyummu
dan sejuta amarahmu

***

dedicating to:

my beloved Sunshine
& my beloved Sizta
“many thanks to u”

untaian dua hati…

katanya…
Seperti malam tanpa bintang
Yang berlalu
Dan tiba pagi, tanpa pernah
Mrasakan dingin n sepinya malam

Jawabku…
Ingin kuraih bintang utk terangi malammu
Hangatkan ragamu dlm dekapku
Dekatkan keningmu di bibirku
N kukecup dg kasihku
N ingin kunikmati indahnya
Cahaya bintang dlm balutan cintamu
Di atas hamparan pasir putih
Dan berselimut dinginnya malam

buket

catatan seorang pendaki

sesuai dengan kondisiku saat ini, 19 oktober 2009 02.30 Wita

********************************************

pendaki

dengan hanya berbekal semangat
mendaki sebuah gunung yang tinggi
adalah suatu impian..
melewati semak belukar
berjalan diantara ranting-ranting pohon
menyusuri jalanan terjal berbatu
jika hujan tiba, maka dingin menerjang
ditemani binatang-binatang hutan
diintai ribuan lintah…..

kulit keriput menahan dingin
bibir memucat menahan kelu
perut meronta menahan perih
seluruh persendian terasa lelah…

dan..
di pertengahan jalan mendaki
jika salah berpegang ranting
kan terjatuh dan terjerembab
dalam jurang yang curam
mengerikan…nafas takkan tersisa

namun…
tlah kupilih sebatang ranting yang kuat
yang kan mengantarku sampai ke puncak
yang telah menjadi pegangan agar ku tak terjatuh
memaksa kaki lemah yang terseok ini
meringankan langkah yang smakin tak tentu
membuka mata yang nyaris terpejam
..sampai edelweis berada dalam genggaman..

Tuhan
Biarkan ranting itu jadi milikku..

sahabat…

sahabatku…
ingin kuuntai kata-kata nan indah
agar bisa membuatmu tersenyum
ingin kurangkai manik warna-warni
untuk menjadi sebuah kalung
agar bisa bersamamu mengusir sedih

Sahabatku…
ingin kupetik flamboyan merah merekah
agar hatimu tetap membara dalam tenang
ingin kuraih pelangi dan kutangkap kupu-2
lalu kita bercanda bersama

Aku sadar sahabatku…
diriku terbatas
aku sedang belajar
melakukan semua untukmu
genggam erat tanganku
dan kita saling kuatkan hati…